Tips dan Trik

9 Cara Merawat Flashdisk Yang Paling Wajib Dilakukan

Flashdisk adalah perangkat keras yang dihubungkan pada Port USB untuk menyimpan data berkapasitas besar dalam muatan penyimpanan tertentu, yang mana data tersimpan tersebut tetap ada meski aliran listrik diputuskan. Flashdisk bisa bertahan hingga 10 tahun, jika penggunaan flashdisk tersebut dilakukan dengan benar.

Cara merawat flashdisk
Namun jika tidak dirawat dengan benar, flashdisk tersebut bisa menjadi tidak terbaca dan rusak, dan Anda harus melakukan cara memperbaiki flashdisk yang bisa dikatakan cukup sulit untuk dilakukan.

Kali ini Tekmagz membahas singkat tentang cara merawat flashdisk, sehingga bisa tahan lama. Mari simak!

9 Cara Merawat Flashdisk yang Baik dan Benar

1. Jangan langsung mencabut flashdisk dari USB Port

Ini adalah kebiasaan buruk yang biasa kita lakukan. Sebagian kita beranggapan bahwa hal itu bukan suatu masalah. Padahal hal ini bisa membahayakan flashdisk. Mencabut tanpa klik eject bisa menyebabkan kehilangan data dalam flashdisk.

2. Jangan biarkan flashdisk terbuka

Sebagian flashdisk memiliki tutup di kepala flashdisk, sebagian tidak, sebagian memilki model geser untuk membuka kepala flashdisk. Tutup tersebut berfungsi untuk melindungi flashdisk dari benturan dan masuknya debu. Debu yang masuk dalam flashdisk bisa mengotori sehingga ketika flashdisk digunakan, maka data penyimpanan bisa tak terbaca.

3. Scan virus dalam flashdisk

Cara merawat flashdisk selanjutnya adalah memeriksa keadaan flashdisk agar terhindar dari virus. Ini memang cara mainstream bagi kita, tapi cara ini benar-benar wajib agar data penyimpanan data dalam flashdisk tidak ‘dirasuki’ virus, sehingga tidak bisa digunakan.

4. Hindari air masuk ke dalam flashdisk

Ingat, kebanyakan flashdisk tidak tahan air. Sehingga rentan sekali bagi flashdisk untuk rusak jika ia ‘menceburkan diri’ ke dalam air. Jika flashdisk basah dicolokkan pada USB port pada komputer atau laptop, maka akan terjadi konslet sebab air yang bisa menghantarkan listrik sehingga flashdisk menjadi rusak.

5. Jangan terlalu lama dicolokkan

Flashdisk memiliki kapasitas yang tidak terlalu besar sehingga rentan terhadap suhu tinggi. Semakin lama ia berada di port USB yang sedang berjalan, maka semakin panas dan merusak sirkuit flashdisk.

6. Hindari benturan, jatuhan, dan berikan gantungan

Salah satu penyebab flashdisk rusak adalah karena dia sering jatuh sehingga merusak bagian dalam flashdisk. Semakin tinggi ketinggian ia jatuh semakin rentan ia rusak. Cara merawat flashdisk dalam kasus ini adalah dengan memberikan gantungan pada flashdisk agar lebih aman dari jatuh.

7. Jangan asal copy data dari perangkat lain

Tidak semua perangkat yang mau kita colokkan flashdisk untuk memindah file, mencopy, menyimpan itu aman bagi kita, karena bisa jadi perangkat itu terdapat virus berbahaya. Cara merawat flashdisk dalam ini adalah dengan berupaya lebih selektif dalam memilih perangkat untuk dicolokkan. Jika terlanjur flashdisk terjaring oleh virus, segeralah scan dan basmi virus tersebut.

8. Rajin backup flashdisk

Flashdisk bisa saja hilang dengan keteledoran kita, karena itu untuk mencegah kehilangan data berharaga, lebih baik data tersebut dibackup ke tempat lain. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada flashdisk tersebut. Bisa jadi tiba-tiba rusak, hilang, dan lain-lain. Karena itu lakukan backup data sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

9. Edit file besar di luar flashdisk

Kinerja flashdisk jauh lebih minim daripada kinerja perangkat laptop atau komputer. Jika kita terus mengedit file besar dalam flashdisk berarti kita memaksakan kinerja flashdisk agar tetap bisa berjalan dalam proses pengeditan file. Pindahkan ke luar flashdisk  terlebih dahulu, barulah kita mengedit file besar. Setelah selesai, kita kembalikan lagi fie tersebut ke dalam flashdisk.

Demikian artikel singkat cara merawat flashdisk agar flashdisk yang kita gunakan bisa bekerja dengan maksimal dan berumur lebih panjang.

BAGIKAN KE ORANG TERDEKAT ANDA

Penulis : Rafi Abrar

Saya adalah seorang pemuda yang sangat giat menulis artikel di beberapa website dengan berbagai niche.